iden(021) 29407040 Mon - Friday : 08:00 - 17:00
info@energyequity.co.id

SCM Summit 2024 Tekankan Kolaborasi dan Integrasi Rantai Pasokan untuk Meningkatkan Kapasitas Nasional di Hulu Migas

Jakarta, 16 Agustus 2024 – Supply Chain & National Capacity Summit (SCM Summit) 2024 berhasil mempertemukan kembali para pemangku kepentingan Industri Hulu Migas yang dihadiri hingga 10.000 pemangku kepentingan Industri Hulu Migas. Acara ini diselenggarakan oleh SKK Migas dan berkolaborasi dengan KKKS di Jakarta Convention Center (JCC) yang dimulai pada tanggal 14-16 Agustus 2024. Tema SCM Summit tahun ini adalah “Navigating Long Term Plan Through Integrated Supply Chain for National Capacity Building”.

Tantangan yang dihadapi Industri Hulu Migas tiap tahun semakin kompleks sehingga menjadikan acara ini sebagai wadah untuk bisa saling berdiskusi, melakukan Focus Group discussion (FGD) hingga berkolaborasi antar berbagai pihak. Pada kesempatan ini, peserta juga dapat berinteraksi dengan sesama Pemimpin Industri, serta pembicara untuk menuangkan ide dan membangun kemitraan strategis yang bermanfaat.

Pelaksanaan SCM Summit 2024 menghadirkan sekitar 27 booth perusahaan Migas Nasional. Tidak hanya itu, acara tersebut juga membuka booth kapasitas Nasional, CIVD, CHSEMS, dan Kepabeanan sebagai bentuk pembinaan bagi para vendor untuk memahami dan berpartisipasi aktif dalam pengadaan Industri Hulu Migas. Salah satu booth yang berpartisipasi ikut meriahkan acara SCM Summit 2024 yaitu EMP (Energi Mega Persada) berserta bisnis unit-nya, yakni Energy Equity Epic (Sengkang) Pty. Ltd dan Kangen Energy Indonesia Ltd.

SCM Summit 2024 juga turut mengundang Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan investasi, Luhut Binsar Panjaitan, dan Menteri ESDM, Arifin Tasrif. Salah satu agenda penting yang dilakukan pada hari ketiga adalah SKK Migas menandatangani nota kesepahaman atau MOU yang kedepannya akan memperkuat ekosistem rantai suplai proyek Hulu Migas di Indonesia.

Dalam penutupan Acara ini Pak Rudy Satwiko selaku Deputi dukungan bisnis SKK Migas mengatakan

“Acara ini menjadi ajang kolaborasi antara SKK Migas, KKKS, Vendor Lokal maupun Global. Fungsi SCM sebagai salah satu kunci kemajuan Industri harus cukup kuat dan mampu beradaptasi dengan kondisi Pasar Global, hal ini sejalan dengan keynote speech dari pidato Menteri ESDM yang menegaskan pentingnya kolaborasi yang solid dari fungsi SCM pada ekosistem Industri Hulu Migas. Pada acara ini digitalisasi sebagai bukti transparansi dalam proses pengadaan turut dibahas dalam keynote speech dari Bapak Arifin Tasrif, Menteri ESDM dan Bapak Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan investasi. Selain itu, Pak luhut menekankan pentingnya harmonisasi peraturan di Industri Hulu Migas dengan tuntutan global sehingga mampu menarik investasi di Industri Hulu Migas.” Ujarnya.

Related Posts

Leave a Reply