id(021) 29407040 Mon - Friday : 08:00 - 17:00
info@energyequity.co.id

Keanekaragaman Hayati

Area Konservasi Keanekaragaman Hayati di Lingkup EEES

Sebagai bentuk komitmen Energy Equity Epic (Sengkang) Pty.Ltd dalam upayanya dalam mengendalikan perubahan iklim nasional maupun dunia, sehingga perusahaan mewujudkan untuk mengelola area konservasi kahati seluas 15 hektar ini berlokasi di Desa Poleonro, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan.

Area Konservasi EEES mempunyai fungsi untuk pencadangan sumber daya alam hayati lokal di luar kawasan hutan khususnya bagi tumbuhan/tanaman yang penyerbukan dan/ atau pemencar bijinya harus dibantu oleh satwa dengan struktur dan komposisi vegetasinya dapat mendukung kelestarian satwa penyerbuk dan pemencar biji. Area Konservasi ini dapat berupa kehati in-situ atau kehati ex-situ. 

Dengan antusias yang tinggi perusahaan secara bertahap melakukan penanaman sebanyak kurang lebih 300 pohon yang merupakan produktif seperti pohon mangga, pinang, pisang, sirsak untuk melindungi keanekaragaman hayati flora dan fauna di Sulawesi Selatan. Selain itu, EEES juga bermaksud untuk meningkatkan sosial-ekonomi mikro masyarakat sekitar dengan melakukan metode pendampingan asset-based community development. Pendampingan ini dilakukan bermitra dengan komunitas lokal seperti kelompok ternak dan kelompok tani yang kompeten. Perusahaan akan melakukan pelatihan-pelatihan teknis dan bantuan operasional untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok. 

Berikut di bawah ini adalah konsep dasar dan penata laksanaan Area Konservasi di Indonesia yang secara resmi tertuang dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia (Permen LHK) Nomor 03 Tahun 2012 tentang Taman Keanekaragaman Hayati: 

  1. Definisi Taman Kehati: Kawasan pencadangan sumber daya alam hayati lokal di luar kawasan hutan yang berfungsi untuk konservasi.
  2. Fungsi: Melakukan konservasi in situ (di habitat asli) dan/atau ex situ (di luar habitat asli), terutama untuk jenis tumbuhan yang pemacarannya dibantu satwa.
  3. Pembinaan: Menteri melakukan pembinaan kepada pemerintah daerah, gubernur kepada kabupaten/kota, dan bupati/walikota kepada masyarakat dan individu dalam pembangunan dan pengelolaan Taman Kehati.
  4. Pendanaan: Pembangunan dapat didanai oleh pemrakarsa, program pemerintah daerah (melalui dana alokasi khusus atau konsentrasi), dan program masyarakat (melalui corporate social responsibility dari perusahaan swasta).
  5. Kerjasama: Pemanfaatan sumber daya genetik di Taman Kehati harus sesuai dengan ketentuan mengenai akses dan pembagian keuntungan.

STATISTIK KEANEKARAGAMAN HAYATI

Statistik data ini merupakan informasi data atas jumlah inventarisasi tanaman, absolut kehati, dan indeks keanekaragaman hayati atas Area Konservasi Keanekaragaman Hayati (Kehati) EEES yang dikelola oleh Energy Equity Epic (Sengkang) Pty.Ltd

Index Keanekaragaman Hayati

Indeks Keanekaragaman Hayati adalah kriteria perhitungan yang digunakan untuk mengetahui keanekaragaman jenis tumbuhan yang dinyatakan Kriteria indeks keanekaragaman antara lain: H > 3 menunjukan keanekaragaman tinggi, H > 1,0-3,0 menunjukan keanekaragaman sedang; dan H < 1 menunjukan keanekaragaman rendah.Berikut rumusan menggunakan perhitungan indeks keanekaragaman dengan rumus Shannon-Wiener:

Keterangan:

H = Indeks Keanekaragaman Shannon Wiener

ni = jumlah individu jenis

N = jumlah individu seluruh jenis

Berikut Rekap Hasil Absolut Program Perlindungan Keanekaragaman Hayati Energy Equity Epic (Sengkang) Pty Ltd pada Tahun 2021– 2025*

DATA STATUS FLORA DAN FAUNA KEANEKARAGAMAN HAYATI

ENERGY EQUITY EPIC (SENGKANG) PTY LTD

GRAFIK KECENDERUNGAN PENINGKATAN STATUS FLORA DAN FAUNA TAHUN 2021-2025*

GRAFIK KECENDERUNGAN INDEKS PENINGKATAN ABSOLUT