id(021) 29407040 Mon - Friday : 08:00 - 17:00
info@energyequity.co.id

Tingkatkan Mutu Pendidikan Warga

Tingkatkan Mutu Pendidikan Warga

Dibandingkan dengan beberapa tahun silam, sektor pendidikan di Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo mencapai tahun keemasan.Segudang prestasi berhasil diraih oleh sejumlah sekolah di daerah penghasil gas tersebut. Baik  tingkat kabupaten, hingga tingkat provinsi. Prestasi dua tahun terakhir ini sangat bertolak belakang dengan tahun 2003 silam. Kala itu, prestasi pendidikan di Kecamatan Gilireng berada di urutan ke-14 se Kabupaten Wajo, atau pada posisi terakhir.

Kepala UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Gilireng, Anas A Tjukke, mengatakan, belasan tahun yang lalu, nilai rata-rata ujian nasional (UN) di daerah ini hanya 4,0. Namun dengan adanya program corporate social responsibility (CSR) dari Energy Equity Epic Sengkang (EEES) berupa beasiswa, maka mutu pendidikan di daerah yang  terkenal dengan aksi heroik pendahulunya dalam melawan penjajah Belanda tersebut terus meningkat tiap tahunnya.

Sehingga pada tahun 2013 lalu, nilai rata-rata UN se Kecamatan Gilireng naik 7,67 bahkan menjadi rata-rata 8,31. Selain itu sejumlah prestasi juga diperoleh siswa di daerah yang dikenal Bumi Cakkuridi ini, menjadi juara dalam sejumlah perlombaan baik tingkat kabupaten maupun provinsi.

EEES sendiri memberikan beasiswa dalam dua bentuk yaitu Beasiswa Prestasi (BP) dan Beasiswa Kurang Mampu (BKM). Beasiswa Prestasi diberikan kepada siswa-siswa juara kelas dan yang berhasil menjuarai lomba-lomba pendidikan di kecamatan atau kabupaten. Sementara Beasiswa Kurang Mampu diperuntukkan anak-anak sekolah yang orang tuanya tergolong ekonomi lemah.
Sampai saat ini EEES tiap tahunnya menyalurkan Beasiswa Prestasi ke sekitar 420 anak sekolah dari jenjang SD, SMP dan SMK yang berada di Kecamatan Gilireng dan sekitar 485 anak sekolah untuk Beasiswa Kurang Mampu. “Daya motivasi yang ditimbulkan oleh Beasiswa Prestasi berhasil mendongkrak prestasi anak didik. Mereka bersaing dengan belajar lebih giat untuk memperbaiki nilai mata pelajaran dan nampak bersemangat mengikuti lomba-lomba,” kata Anas A Tjukke.
Iklim seperti ini ternyata mampu mendorong daya belajar anak-anak sekolah secara umum sehingga meningkatkan nilai rata-rata. Tidak hanya siswa, namun ternyata orang tua siswa juga tergerak menyemangati anak-anak mereka untuk dapat meraih beasiswa.

Pemberian Beasiswa Kurang Mampu yang dilaksanakan selama ini ternyata juga ampuh mencegah angka putus sekolah. Anak-anak yang kurang mampu umumnya pada musim panen meliburkan diri untuk membantu orang tua mencari nafkah. Mereka bekerja sebagai buruh panen demi membiayai sekolah, namun dengan adanya program BKM ini jumlah kasus seperti ini dapat ditekan.
Disamping Beasiswa, Program CSR EEES juga telah membangun perpustakaan umum Cakkuridie, di ibukota Kecamatan Gilireng. Tidak hanya gedung tapi meubeler dan buku-buku pun diadakan. Termasuk memberikan insentif bagi pengelola perspustakaan.
Keberadaan perpustakaan ini cukup memberikan dampak positif dalam meningkatkan minat baca sekaligus menjadi referensi masyarakat khususnya dibidang pertanian, pendidikan dan pengetahuan umum.